JAKARTA - Pemerintah menerapkan empat strategi guna menjaga inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) terjada pada kisaran 3,01% pada tahun ini. Dengan posisi inflasi yang terjaga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.

Seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Jumat (14/2), Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenkoperekonomian) mengatakan pemerintah dan Bank Indonesia terus memperkuat sinergi guna menjaga stabilitas harga.
Adapun empat langkah strategis pengendalian inflasi tersebut yakni, menjaga inflasi volatile food pada kisaran 4,01%, meningkatkan efektivitas program perlindungan sosial dan penyaluran subsidi tepat sasaran, memperkuat sinergi komunikasi, dan memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi.

Menurut dia, sinergi kebijakan yang telah ditempuh Pemerintah dan Bank Indonesia pada 2019 terbukti dapat menjaga inflasi IHK 2019 tetap rendah terkendali pada level 2,72% year on year (yoy) dan berada dalam kisaran sasaran 3,51%.

Dia mengatakan keberhasilan menjaga inflasi 2019 sebesar 2.72% (yoy) tersebut disumbang oleh penurunan inflasi inti (3,02% yoy) dan minimnya inflasi administered prices (AP) (0,51% yoy), sedangkan inflasi volatite food (VF) meningkat (4,30% yoy), namun masih terjaga di bawah 5% sesuai kesepakatan HLM TPIP 2019. (LK)